MukoMuko – Kodim 0428/Mukomuko menggelar latihan bersama simulasi penanggulangan bencana alam tahap III, sebagai upaya terstruktur untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan, kesigapan, ketanggapan, dan kecepatan dalam merespon situasi darurat.
Latihan di Lapangan, Sinergi diutamakan!
Kerja sama antar elemen menjadi kunci utama dalam latihan yang diadakan di lapangan sepak bola Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten MukoMuko, Kamis (08/01/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait dalam penanggulangan bencana, menunjukkan komitmen untuk membangun sinergi yang kuat dan efektif.
150 Peserta Ikuti Apel Pembukaan:
Sebelum latihan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel pembukaan yang dipimpin Pasi Ops Kodim 0428/MukoMuko, Kapten Inf Budi Syahrial, menegaskan keseriusan dalam mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana.
Kegiatan ini diikuti 150 peserta, antara lain Personel Kodim 0428/MukoMuko, Supdenpom persiapan/MukoMuko, Anggota Polsek, BPBD Mukomuko, Dinas Sosial, Puskesmas, Damkar, dan Masyarakat, mencerminkan keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.
Simulasi Evakuasi dan Penanganan Medis:
Latihan meliputi evakuasi korban ke tempat aman dan penanganan luka ringan hingga berat di posko kesehatan, memberikan pengalaman praktis bagi para peserta dalam merespon situasi darurat dan memberikan pertolongan pertama kepada korban bencana.
Dandim 0428/Mukomuko: Latihan Bukan Sekadar Ritual, Tapi Langkah Kongkrit Hadapi Bencana!
Dalam Kegiatan ini, Komandan Kodim (Dandim) 0428/MukoMuko, Letkol Inf Yokki Firmansyah menegaskan,” Latihan ini bukan sekadar ritual, melainkan langkah kongkrit menghadapi ancaman bencana yang tidak terduga, menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan terburuk.
“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bersama. Kita tidak bisa mengabaikan potensi banjir, longsor, gempa, atau bencana lainnya. Harapannya, kita lebih siap tanggap sehingga kerugian jiwa dan harta benda dapat ditekan seminimal mungkin,” tegas Dandim, memberikan motivasi kepada para peserta untuk berpartisipasi aktif dalam latihan dan meningkatkan kesiapsiagaan diri.
Danramil dan Babinsa Ujung Tombak di Masyarakat:
Dandim 0428/MukoMuko juga menekankan kepada Danramil dan Babinsa untuk selalu siap siaga kapan saja. “Anda adalah ujung tombak yang terdekat dengan masyarakat. Ingatlah setiap tahapan yang dipelajari dan terapkan ketika diperlukan, menunjukkan peran strategis Babinsa sebagai garda terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat saat terjadi bencana.

Peran Aktif Masyarakat:
Pentingnya kerja sama antar instansi dan kesadaran masyarakat sejak dini. “Setiap warga memiliki peran dan tanggung jawab dalam melindungi diri, keluarga, dan tetangga,”ujar Komandan Kodim 0428/MukoMuko, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penanggulangan bencana dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesiapsiagaan. (Pewarta: Kusnanto, Zam Heri)
97 total views, 3 views today







