Mukomuko,IPK.Com – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah lama menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini memiliki kontribusi besar terhadap produk dan penciptaan lapangan kerja.
Dibalik kontribusi besar ini UMKM masih menghadapi berbagai tantangan signifikan, salah satu bantuan permodalan. Seperti yang dialami satu pelaku usaha Mikro Kecil Menengah Asal SP. 2 Air Manjunto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Siti Ulfiah yang menceritakan sudah tujuh tahun lebih ini menggeluti usaha kue semprong sampai saat ini belum tersentuh bantuan modal lunak dari pemerintah, baik pusat maupun daerah hingga ke tingkat pemerintah Desa, “ungkapnya pada media, Senin, 6 Januari 2015.
Ia mengakui bahwa usaha yang dijalani selama tujuh tahun lebih hingga bertahan hari ini hanya mengandalkan pinjaman bantuan dari orang lain dan alat -alat manual demi kelanjutan usahanya, terkadang terkendala produksinya belum dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Untuk pemasaran kami pengantaran sendiri ke pembeli dan pengisian di warung -warung baik di daerah Kabupaten Mukomuko sendiri dan Kabupaten Bengkulu Utara hingga kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Silaut dan lunang, “ungkap Siti Ulfiah.
Ia menambahkan, bahwa usaha yang digelutinya membuka lapangan kerja bagi warga di sekitar lingkungan usahanya.
Dari Dinas Kesehatan dan Perizinan Pemerintah Kabupaten Mukomuko sudah berkunjung ke sini, berarti sudah diketahui usaha kita ini, tapi hingga saat ini baik modal usaha mau pun mesin produksi saya bikin sendiri dalam arti masih manual, seperti mesin peras santan, cetak Lebel, dan mesin pres kue. Dengan keterbatasan alat produksi sehingga permintaan pelanggan atau konsumen belum bisa dipenuhi. Saya mengharap kepada Pemerintah dan Dinas terkait minimal bisa membantu usah saya agar bisa berjalan dan bisa menarik pekerja yang lebih banyak lagi, “pungkas nya.
Dikatakan salah satu pekerja, Ia mengatakan ikut berkerja disini setelah pulang sekolah atau dihari libur sekolah bantu- bantu bungkus atau pres kue semprong, lumayan buat nambah- nambah tabungan sekalian buat jajan di sekolah nggak buat susah orang tua, dari pada di rumah nganggur disini bayak teman dan dapat uang pula, lumayan Mas, “pungkasnya. (HS/ZH)
53 total views, 2 views today







