Kamis, 15 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Box Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
MediaIpk
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
    • Sosial Budaya
    • Kabupaten
    • Provinsi
    • Internasional
  • Daerah
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
    • Sosial Budaya
    • Kabupaten
    • Provinsi
    • Internasional
No Result
View All Result
MediaIpk
No Result
View All Result
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Kabupaten
  • Provinsi
  • Internasional

Home Nasional

Mega Skandal Korupsi: Drama Besar atau Pengalihan Isu yang Akan Tenggelam?

Maret 4, 2025
2 min read
in Nasional
Mega Skandal Korupsi: Drama Besar atau Pengalihan Isu yang Akan Tenggelam?
adminbyadmin

Jakarta – Indonesia kembali diguncang mega skandal korupsi yang mencuat ke permukaan, kali ini di tubuh PT Pertamina. Kerugian yang mencapai ratusan triliun rupiah menjadikannya salah satu kasus rasuah terbesar dalam sejarah Tanah Air. Namun, di tengah riuh rendah pemberitaan ini, muncul pertanyaan besar: apakah skandal ini benar-benar akan dituntaskan, atau hanya sekadar menjadi pengalih perhatian dari kasus-kasus lain yang siap tenggelam begitu isu baru muncul?

Bukan sekali dua kali publik menyaksikan pola permainan ini. Setiap kali sebuah skandal besar terkuak, perhatian masyarakat dengan cepat diarahkan ke kasus tersebut. Namun, seiring waktu, isu tersebut perlahan menghilang dari pemberitaan dan tak terdengar lagi kelanjutannya. Fenomena ini menimbulkan spekulasi bahwa skandal besar bisa jadi hanya buaian semata—sebuah strategi untuk menutupi skandal lain yang tak kalah mencengangkan.

Kasus korupsi di Pertamina menjadi contoh nyata bagaimana isu korupsi di Indonesia terus berulang dengan pola serupa. Kejaksaan Agung telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak oleh Pertamina, dengan empat di antaranya berasal dari dua anak perusahaan, yakni PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina International Shipping.

Yang lebih mengejutkan, skandal ini dikaitkan dengan dugaan pengoplosan Pertamax (RON 92), di mana BBM dengan kadar oktan lebih rendah diduga diakui sebagai RON 92. Jika benar demikian, maka rakyat bukan hanya dirugikan dari sisi anggaran negara, tetapi juga dari sisi kualitas bahan bakar yang digunakan sehari-hari.

Di tengah terungkapnya kasus ini, publik kembali menggali arsip lama yang menyangkut Presiden terpilih Prabowo Subianto. Sebuah cuitan di platform X (sebelumnya Twitter) tertanggal 3 Oktober 2011 kembali viral. Dalam cuitan tersebut, Prabowo dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap hukuman mati bagi para koruptor.

“Saya tidak bangga Indonesia dicap sebagai salah satu negara paling korup di dunia. Saya mendukung hukuman mati bagi koruptor,” tulis Prabowo saat itu.

Cuitan ini pun menuai reaksi beragam dari warganet. Banyak yang menagih janji tersebut agar diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata.

“Sekarang sudah jadi presiden. Saatnya mewujudkan itu. Kecuali twit 2011 ini juga cuma omon-omon,” tulis seorang warganet.

“Terima kasih Pak Prabowo, ditunggu peraturan dan undang-undangnya untuk menghukum mati koruptor. Tentu saja hukuman yang tak pandang bulu, mau itu musuh politik bapak, maupun koalisi atau rekan bisnis bapak,” timpal warganet lainnya.

Sorotan terhadap janji Prabowo ini juga datang dari kalangan publik figur. Musisi Baskara Putra alias Hindia ikut menyoroti hal ini dengan cuitan singkat namun bermakna: “Letsgooooo.”

Penerapan hukuman mati bagi koruptor memang menjadi perdebatan panjang di Indonesia. Beberapa pihak mendukung gagasan ini sebagai bentuk efek jera, sementara lainnya menilai bahwa hukuman tersebut belum tentu efektif, apalagi jika akar permasalahan korupsi di tubuh birokrasi belum dibereskan.

Dalam banyak kasus, skandal korupsi di Indonesia sering kali melibatkan jaringan kuat yang mencakup pejabat tinggi, politisi, hingga pelaku bisnis besar. Persoalan utama bukan hanya pada hukuman, tetapi juga bagaimana sistem bisa lebih transparan dan bebas dari intervensi pihak berkepentingan.

Sejarah menunjukkan bahwa banyak skandal besar yang mencuat di Indonesia, namun sedikit yang benar-benar diselesaikan hingga ke akarnya. Kasus Bank Century, Jiwasraya, Asabri, e-KTP, hingga kasus-kasus korupsi di sektor migas dan energi, semuanya seolah hanya menjadi episode yang akhirnya lenyap begitu isu lain muncul.

Apakah skandal Pertamina ini akan bernasib sama? Ataukah kali ini benar-benar akan ada tindakan tegas? Jawabannya masih menjadi tanda tanya besar. Namun satu hal yang pasti, rakyat tidak bisa terus-menerus dikelabui dengan siklus yang sama.

Seperti yang dikatakan seorang warganet, “Kami sudah bosan dengan sandiwara. Kami ingin keadilan yang nyata, bukan sekadar wacana.” (TIM/Red)

 214 total views,  4 views today

Sumber: mediaipk.Com

0
SHARES
29
VIEWS
Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

by admin
Januari 12, 2026
0

Bekasi - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menyampaikan sanggahan keras atas pemberitaan yang menuduh dirinya...

Ketua PWI Bekasi Ade Muksin Diduga Menipu Warga Malaysia dengan Modus KTA PPWI

Ketua PWI Bekasi Ade Muksin Diduga Menipu Warga Malaysia dengan Modus KTA PPWI

by admin
Januari 12, 2026
0

Jakarta – Kasus dugaan penipuan lintas negara kembali mencuat setelah seorang warga Malaysia, Nor Hafiz bin Nor Hazam, melaporkan tindak...

BNN RI BERHASIL GULUNG PABRIK NARKOTIKA GOL.1 JENIS MDMB-4EN-PINACA

BNN RI BERHASIL GULUNG PABRIK NARKOTIKA GOL.1 JENIS MDMB-4EN-PINACA

by admin
Januari 10, 2026
0

Jakarta, - 10 Januari 2026. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) telah melakukan pengungkapan Clandestine Laboratory Narkotika Gol.1 Jenis...

Bungkamnya Kalangan Pendidik atas Kasus Ijazah Jokowi Pertanda Dunia Pendidikan Indonesia Miskin Moral

Bungkamnya Kalangan Pendidik atas Kasus Ijazah Jokowi Pertanda Dunia Pendidikan Indonesia Miskin Moral

by admin
Januari 8, 2026
0

_Oleh: Wilson Lalengke_ Jakarta – Sebagai seorang lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga berkecimpung di lembaga pendidikan selama puluhan...

Koruptor Jiwasraya Divonis 1,5 Tahun, Wilson Lalengke: Pengadilan Tipikor Hanya Dagelan

Koruptor Jiwasraya Divonis 1,5 Tahun, Wilson Lalengke: Pengadilan Tipikor Hanya Dagelan

by admin
Januari 8, 2026
0

Jakarta - Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap terdakwa Isa Rachmatarwata dalam...

Next Post
Berbalik Cuma Omong-Omon, Janji Pemerintah Bela Hak Buruh Sritex Tak Terbukti

Berbalik Cuma Omong-Omon, Janji Pemerintah Bela Hak Buruh Sritex Tak Terbukti

Media ipk adalah platform berita yang menyajikan informasi terkini dan terpercaya. Dengan slogan "Berita Membangun Bangsa," Media IPK Com berkomitmen menyampaikan konten faktual, akurat, dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Kategori

  • Budaya (1)
  • Daerah (970)
  • Ekonomi (1)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Internasional (26)
  • Kabupaten (244)
  • Kesehatan (3)
  • Nasional (472)
  • Provinsi (42)

Informasi

  • Tentang Kami
  • Box Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Arsip

  • Januari 2026 (58)
  • Desember 2025 (115)
  • November 2025 (144)
  • Oktober 2025 (92)
  • September 2025 (204)
  • Agustus 2025 (109)
  • Juli 2025 (136)
  • Juni 2025 (148)
  • Mei 2025 (142)
  • April 2025 (94)
  • Maret 2025 (199)
  • Februari 2025 (179)
  • Januari 2025 (137)
  • Desember 2024 (4)
  • instagram
  • youtube
  • facebook
  • tiktok

© 2024 mediaipk.com - Developed by Tokoweb.co

  • Login
  • Home
  • Tentang Kami
  • Box Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Syarat Penggunaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist