Mukomuko – Kendala absensi online menggunakan sistem aplikasi TPPI yang disebabkan oleh jaringan lemah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
1. *Keterbatasan infrastruktur jaringan*: Jaringan internet yang tidak stabil atau lemah dapat disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur jaringan di daerah tersebut.
2. *Jarak antara lokasi dan server*: Jarak antara lokasi pengguna dan server aplikasi TPPI dapat mempengaruhi kecepatan dan stabilitas jaringan.
3. *Kepadatan jaringan*: Kepadatan jaringan dapat menyebabkan kecepatan internet menjadi lambat dan tidak stabil.
4. *Gangguan sinyal*: Gangguan sinyal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kondisi geografis, cuaca, atau gangguan dari perangkat lain.
5. *Keterbatasan bandwidth*: Keterbatasan bandwidth dapat menyebabkan kecepatan internet menjadi lambat dan tidak stabil.
6. *Masalah teknis pada aplikasi*: Masalah teknis pada aplikasi TPPI itu sendiri juga dapat menyebabkan kendala absensi online.
Dalam kasus di Kecamatan V Koto, kemungkinan besar kendala absensi online disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur jaringan atau gangguan sinyal di daerah tersebut.”gumam salah seseorang yang jati dirinya juga tak mau Di sebutkan, seolah ahlinya, tapi kita sudah Di zaman Digitalisasi.
.”Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak penyedia, Di dapatkan beberapa keterangan Dan penjelasan terkait operasi layanan aplikasi absensi online ASN mukomuko. Berdasarkan berita hari ini yang diterbitkan oleh Media,radarmukomuko.disway.id, Sabtu (12/04/2025) jam:16.42 wib.
,”Dari penjelasan yang Di dapat oleh pihak BKPSDM Mukomuko, Di dapatkan dari pihak penyedia persoalan utama timbulnya kendala Di karenakan adanya keterlambatan pada salah satu OPD dalam mengikuti sistem layanan aplikasi.
,”Salah satu dari pihak ASN yang nama tidak mau disebut.takut nanti terkendala dengan karir Dan kerjanya. menyangkal dari jawaban Dan penjelasan dari pihak penyedia, sangatlah tidak logis Dan tepat seolah mau pembelaan Dan pembenaran tersendiri, Dan memojokkan salah satu OPD.
Jadi saya timbul berasumsi seolah -olah SDM kami sebagai ASN tidak memadai, maaf kita mintak solusi bukan untuk menyalah dan mencari pembenaran tersendiri.”Ketusnya. (Pewarta: Hidayat S)
249 total views, 2 views today







