Mukomuko – Pada hari ini, Selasa (5/8/2025), Aliansi R4 Mukomuko mengadakan audiensi penting dengan Bupati Mukomuko, Choirul Huda, di Aula pertemuan kantor bupati. Pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam ini menjadi momentum krusial bagi para tenaga honorer, khususnya mereka yang tergabung dalam kategori R3 dan R4, untuk membahas masa depan status kepegawaian mereka.
Dalam forum yang hangat dan konstruktif, para perwakilan honorer menyampaikan aspirasi mereka secara langsung dan terbuka. Mereka dengan sangat khawatir meminta kejelasan nasib dan pengangkatan R4 paruh waktu, karena mereka sangat menyadari rencana pemerintah pusat yang akan menghapuskan tenaga honorer secara bertahap dan mengalihkan sistem menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketidakpastian ini telah menciptakan kegunungan dan keresahan yang mendalam di kalangan para honorer.
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, dengan penuh empati dan pemahaman, menyatakan bahwa beliau memahami keresahan para tenaga honorer. Beliau tidak hanya menunjukkan dukungan moral tetapi juga dukungan politis terhadap upaya perjuangan para honorer. Namun, Bupati juga dengan bijak menegaskan bahwa kebijakan harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tetap berada dalam koridor hukum yang sah.
Dalam upaya mencari solusi yang terbaik, Bupati Choirul Huda berjanji untuk berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi maupun pusat. Koordinasi ini bertujuan untuk mencari jalan terbaik bagi para tenaga honorer R3 dan R4, sehingga mereka tidak dirugikan dalam proses transisi sistem ini.
Pertemuan yang sangat produktif ini diakhiri dengan kesepahaman bahwa perjuangan tenaga honorer akan terus dikawal. Para honorer diminta untuk tetap menjalankan tugas mereka dengan profesionalisme, sambil menunggu kejelasan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Dengan semangat kebersamaan dan harapan yang tinggi, Aliansi R4 Mukomuko dan Bupati Mukomuko berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam memperjuangkan hak-hak dan masa depan para tenaga honorer.
Audensi Aliansi R4 Mukomuko dengan Bupati Mukomuko pemerintah Daerah, sungguh menyentuh hati karena diwarnai dengan balita, anak-anak dari para honorer, yang dibawa ikut serta dalam audensi demi memperjuangkan kejelasan nasib orang tua mereka. Pemandangan ini sungguh miris dan menunjukkan betapa besarnya perjuangan yang dilakukan oleh para honorer untuk mendapatkan kepastian masa depan.
Mereka berharap Bupati Mukomuko dapat memahami keresahan mereka dan membantu mencari solusi agar nasib mereka bisa lebih jelas. Seperti yang terjadi di Padang Pariaman, ribuan tenaga honorer R4 juga menuntut untuk diangkat menjadi PPPK, menunjukkan bahwa perjuangan ini tidak hanya terjadi di Mukomuko saja.
Semoga audensi ini dapat membawa hasil positif bagi para honorer dan anak-anak mereka. (Pewarta: Hidayat Saleh).
85 total views, 2 views today







