Kamis, 15 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Box Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
MediaIpk
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
    • Sosial Budaya
    • Kabupaten
    • Provinsi
    • Internasional
  • Daerah
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Lainnya
    • Sosial Budaya
    • Kabupaten
    • Provinsi
    • Internasional
No Result
View All Result
MediaIpk
No Result
View All Result
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Kabupaten
  • Provinsi
  • Internasional

Home Nasional

Rakyat Papua Marah atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Robert Wanma: Pelakunya Harus Diproses Hukum

Oktober 26, 2025
2 min read
in Nasional
Rakyat Papua Marah atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Robert Wanma: Pelakunya Harus Diproses Hukum
adminbyadmin

Sorong – Dalam penyesalan yang sangat emosional, warga Papua di seluruh Indonesia menyuarakan kemarahan atas pembakaran sejumlah besar Mahkota Cenderawasih, mahkota penutup kepala yang dihiasi bulu Burung Cendrawasih, baru-baru ini oleh otoritas konservasi di Merauke, Provinsi Papua Selatan. Tindakan tidak beradab yang dilakukan pada 15 Oktober 2025 oleh petugas BBKSDA Papua bersama sejumlah orang berpakaian TNI, Polri, dan ASN, ini semula dimaksudkan sebagai tindakan tegas pelarangan perdagangan satwa liar ilegal. Namun bagi orang Papua, tindakan tersebut merupakan penodaan warisan budaya dan serangan terhadap symbol identitas mereka.

Di antara Orang Asli Papua (OAP) yang paling vokal adalah Robert George Julius Wanma, anggota DPR Papua Barat Daya. Mewakili masyarakat adat Raja Ampat, Robert Wanma mengutuk insiden tersebut sebagai penghinaan terang-terangan terhadap martabat orang Papua.

“Pemerintah Indonesia selama ini memperlakukan kami orang Papua seolah-olah tidak berharga di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya kesal dalam sebuah pernyataan publik, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Dengan nada keras, Robert Wanma juga mengatakan bahwa kekayaan alam Papua sudah dijarah habis-habisan oleh Indonesia, dan sekarang mereka menginjak-injak harga diri dan martabat orang Papua dengan semena-mena membakar lambang identitas mereka, Mahkota Cenderawasih. “Mereka telah merampas hutan kami, tanah kami, kekayaan alam kami—dan sekarang mereka menginjak-injak kehormatan kami orang Papua,” sebutnya.

Kemarahan Anggota DPR Papua Barat Daya utusan dari Kabupaten Raja Ampat itu mencerminkan sentimen yang lebih luas di kalangan masyarakat Papua yang memandang pembakaran mahkota bukan hanya sebagai tindakan melanggar hukum, tetapi juga sebagai pelanggaran budaya. Burung Cenderawasih, yang sering disebut burung paradise, memiliki makna spiritual dan seremonial yang mendalam dalam tradisi Papua. Mahkota yang terbuat dari bulunya dikenakan dalam ritual sakral, melambangkan rasa hormat, kepemimpinan, dan hubungan manusia dengan leluhur dan alam semesta.

Kecaman keras ini telah memicu tuntutan pertanggungjawaban. “Saya meminta Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar serius menanggapi masalah ini, semua pelaku yang terlibat harus dihukum. Dari kalangan TNI/Polri dan ASN harus dipecat dan diberi sanksi dipenjarakan,” tegas Robert Wanma.

Para tokoh masyarakat, aktivis, dan anggota Dewan Adat Papua menyerukan agar mereka yang bertanggung jawab diadili. “Ini bukan hanya tentang bulu burung Cenderawasih,” kata seorang tetua dari Boven Digoel. “Ini tentang jiwa kami, harga diri kami, tempat kehidupan kami di negara ini.”

Insiden ini telah memicu kembali ketegangan yang telah berlangsung lama antara Pemerintah Pusat dan masyarakat Papua, yang telah lama merasa terpinggirkan dan dieksploitasi. Para kritikus berpendapat bahwa upaya konservasi harus diimbangi dengan kepekaan budaya dan hak-hak masyarakat adat.

“Kita tidak bisa melindungi alam dengan melenyapkan orang-orang yang hidup selaras dengannya,” kata tokoh Pemuda Papua, Sem Gombo, dari Jayapura, Provinsi Papua.

Seiring protes yang terus berlanjut dan seruan keadilan yang semakin keras, pembakaran Mahkota Cendrawasih mungkin akan menjadi titik balik, yang memaksa Pemerintah Indonesia untuk menghadapi luka yang lebih dalam dari hubungannya dengan Papua. Apakah Pemerintah akan merespons dengan semestinya atau diam saja, masih harus dilihat beberapa waktu ke depan. (TIM/Red)

_Video terkait dapat dilihat di sini: https://youtube.com/shorts/iJAme7OjQ9U_

 55 total views,  2 views today

Sumber: mediaipk.Com

0
SHARES
14
VIEWS
Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

by admin
Januari 12, 2026
0

Bekasi - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menyampaikan sanggahan keras atas pemberitaan yang menuduh dirinya...

Ketua PWI Bekasi Ade Muksin Diduga Menipu Warga Malaysia dengan Modus KTA PPWI

Ketua PWI Bekasi Ade Muksin Diduga Menipu Warga Malaysia dengan Modus KTA PPWI

by admin
Januari 12, 2026
0

Jakarta – Kasus dugaan penipuan lintas negara kembali mencuat setelah seorang warga Malaysia, Nor Hafiz bin Nor Hazam, melaporkan tindak...

BNN RI BERHASIL GULUNG PABRIK NARKOTIKA GOL.1 JENIS MDMB-4EN-PINACA

BNN RI BERHASIL GULUNG PABRIK NARKOTIKA GOL.1 JENIS MDMB-4EN-PINACA

by admin
Januari 10, 2026
0

Jakarta, - 10 Januari 2026. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) telah melakukan pengungkapan Clandestine Laboratory Narkotika Gol.1 Jenis...

Bungkamnya Kalangan Pendidik atas Kasus Ijazah Jokowi Pertanda Dunia Pendidikan Indonesia Miskin Moral

Bungkamnya Kalangan Pendidik atas Kasus Ijazah Jokowi Pertanda Dunia Pendidikan Indonesia Miskin Moral

by admin
Januari 8, 2026
0

_Oleh: Wilson Lalengke_ Jakarta – Sebagai seorang lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga berkecimpung di lembaga pendidikan selama puluhan...

Koruptor Jiwasraya Divonis 1,5 Tahun, Wilson Lalengke: Pengadilan Tipikor Hanya Dagelan

Koruptor Jiwasraya Divonis 1,5 Tahun, Wilson Lalengke: Pengadilan Tipikor Hanya Dagelan

by admin
Januari 8, 2026
0

Jakarta - Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap terdakwa Isa Rachmatarwata dalam...

Next Post
Bupati OKI Lepas 250 Atlet Menuju Porprov XV Muba, Koni Target Masuk 5 Besar

Bupati OKI Lepas 250 Atlet Menuju Porprov XV Muba, Koni Target Masuk 5 Besar

Media ipk adalah platform berita yang menyajikan informasi terkini dan terpercaya. Dengan slogan "Berita Membangun Bangsa," Media IPK Com berkomitmen menyampaikan konten faktual, akurat, dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Kategori

  • Budaya (1)
  • Daerah (970)
  • Ekonomi (1)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Internasional (26)
  • Kabupaten (244)
  • Kesehatan (3)
  • Nasional (472)
  • Provinsi (42)

Informasi

  • Tentang Kami
  • Box Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Arsip

  • Januari 2026 (58)
  • Desember 2025 (115)
  • November 2025 (144)
  • Oktober 2025 (92)
  • September 2025 (204)
  • Agustus 2025 (109)
  • Juli 2025 (136)
  • Juni 2025 (148)
  • Mei 2025 (142)
  • April 2025 (94)
  • Maret 2025 (199)
  • Februari 2025 (179)
  • Januari 2025 (137)
  • Desember 2024 (4)
  • instagram
  • youtube
  • facebook
  • tiktok

© 2024 mediaipk.com - Developed by Tokoweb.co

  • Login
  • Home
  • Tentang Kami
  • Box Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Syarat Penggunaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist