Dairi, IPK.Com – Penggunaan Dana BOS oleh oknum Kepala Sekolah UPT SDN.030293 Lae Hole Kecamatan Perbuluan Kabupaten Dairi masih tanda tanya.Kamis,(6 Februari 2025)
Dimana perbelanjaan penggunaan dana BOS yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah berinisial (RWP) tidak transparan,karna tidak terlihat diruang kerjanya papan informasi dan di buku Notulen rapat juga tidak ada pembahasan untuk perbelanjaan keperluan sekolah dalam mengelola Anggaran Dana Bos.
Saat dipertanyakan Kepala Sekolah enggan untuk memberikan keterangan terkait informasi perbelanjaan dana bos kepada awak media, selain penggunaan Dana Bos dan dana Afirmasi Tahun 2019 juga sangat perlu dipertanyakan.
Penyalahgunaan wewenang oleh oknum Kepala Sekolah diduga sangat mencoret dan merugikan negara dan terlebih ya dunia pendidikan yang ada di UPT SDN.030293 Lae Hole Kecamatan Perbuluan Kabupaten Dairi.
Diharapkan tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi dalam pemeriksaan administrasi perbelanjaan dana bos karna diduga adanya kejanggalan administrasi dalam perbelanjaan dana bos dan anggaran Afirmasi di UPT SDN.030293 Lae hole.Kami harap Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi agar membuat langkah efek jera dalam menindak oknum nakal para pelaku yang KKN (Korupsi,Kolusi,Dan Nepotisme) agar tidak mencoret dunia pendidikan.
Dari hasil konfirmasi kepada kepala sekolah menyampai kan ke awak media kalau perbelanjaan dana bos sudah sesuai dengan ketentuan dan keperluan sekolah,ungkapnya.
Pada saat dipertanyakan terkait perbelanjaan anggaran Afirmasi tahun 2019 berupa tablet dan pemasangan jaringan kepala sekolah enggan menjawab dan mencoba untuk menyuap Wartawan sebesar 500 ribu rupiah untuk tidak diberitakan.
Kuat dugaan dalam perbelanjaan dana afirmasi dan dana bos tersebut ada yang janggal dan pada saat ditanyakan barang tablet tersebut kepala sekolah menyampaikan kalau tablet tersebut di simpan berhubung tidak dapat digunakan.
Terpisah salah satu siswa saat ditanyakan terkait baju olah raga dan rompi khas Batak dibeli dengan harga, Baju Olah Raga sebesar 135 ribu dan Baju Rompi Khas Batak dengan besaran harga 65 ribu.
Dari hasil penelusuran media online info pengawas korupsi dilapangan dan sesuai hasil investigasi dilapangan tidak adanya papan informasi dan tablet yang dibelanjakan diduga tidak pernah digunakan berhubung jaringan internet di sekolah tersebut tidak ada,maka dari itu kami minta pihak dari Ispektorat,Polres Dairi, Kejaksaan Dairi dan terkhusus pihak dari Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi tidak tutup mata,kami berharap agar memeriksa perbelanjaan dana bos disekolah SDN.030293 Lae Hole tersebut.
Kuat dugaan adanya tindak korupsi dan penggelembungan harga dari perbelanjaan dana afirmasi dan dana bos tersebut demi meraup keuntungan pribadi. (Bersambung)/Tim
47 total views, 1 views today







