Mukomuko – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0428/Mukomuko tahun anggaran 2025, berlokasi di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, terhitung dari tanggal 23 Juli hingga 21 Agustus 2025.
Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” program ini melibatkan 230 personel yang terdiri dari 150 anggota TNI/Polri dan 80 warga desa.
Program TMMD ke-125 Kodim 0428/Mukomuko difokuskan pembangunan fisik dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0428/Mukomuko, Letkol Inf Yokky Firmansyah menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka akses ekonomi, memperkuat solidaritas masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan desa terpencil. “Ujarnya, Selasa (22/7/2025).
Yokky menjelaskan pada TMMD ke-125 ini fokus pekerjaan fisik yang tengah dipersiapkan mencakup pengoralan jalan sepanjang 1.600 meter dengan lebar 4 meter, pemasangan lima unit gorong-gorong, dan normalisasi drainase sepanjang 1.600 meter di kedua sisi jalan. Selain itu, TMMD juga akan merehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Dan untuk memperkuat ketahanan air, lima titik sumur bor akan dibangun.
Kegiatan penghijauan melalui penanaman 500 batang pohon serta pembukaan lahan ketahanan pangan seluas enam hektare juga menjadi bagian dari program ini.
Sebagai simbol kegiatan, tugu Garuda akan dibangun di lokasi desa.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-125 Kodim 0428/Mukomuko juga membawa program non-fisik yang menyasar peningkatan wawasan masyarakat., yakni penyuluhan bela negara, hukum, bahaya narkoba, dan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari agenda penyadaran sosial.
Program kesehatan seperti pelayanan KB, Posyandu, penyuluhan stunting, serta ketahanan pangan dan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) ikut digelar secara serentak demi membentuk masyarakat yang sehat dan sadar hukum.
Program TMMD terus menjadi salah satu strategi nyata TNI dalam mendorong percepatan pembangunan desa, terutama wilayah tertinggal.
Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kegiatan ini juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai pondasi ketahanan nasional. (Pewarta: Hidayat Saleh)
69 total views, 1 views today







