Mukomuko,IPK.Com- Rasimin warga Pondok Kopi, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko, provinsi Bengkulu, mengatakan konflik satwa liar dengan manusia terjadi di Desa Tunggal Jaya, Mukomuko. Terjadi di perkebunan sawit warga.
Seorang warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, Mukomuko, mencari (ngarit) rumput pakan ternak tewas diduga diterkam harimau pada hari Selasa (7/1/2025).
“Kini harimau tersebut kembali memangsa seekor sapi di dekat pemukiman warga, Rabu (8/1), “ungkap Rasimin pada media
Rasimin menghimbau kepada warga di dua Kecamatan Teras Terunjam dan warga Kecamatan V Koto untuk berhati-hati dalam beraktivitas.
“Kalau dilihat dari bekas jejak kaki Si Raja Hutan dipanggil datuk belang itu, yang bekas injakan kakinya ditemukan di lapangan sebesar piring, sudah tentu kuncing besar ini berukuran besar,”pungkasnya.
Warga berharap kepada Dinas yang menangani satwa liar yang dilindungi adalah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Mukomuko, Provinsi Bengkulu, agar cepat ditanggulangi demi kenyamanan warga.
Masih Rasimin menambahkan, warga tidak bisa lepas beraktivitas di kebun untuk mencari hidup, apalagi sekarang daerah mukomuko mayoritas berkebun sawit. Maka untuk itu warga berharap kucing besar ini cepat ditangani oleh pihak pemerintah, yaitu BKSDA Mukomuko Bengkulu, demi kenyamanan warga terutama warga Pondok Kopi terkhususnya,”tutup Rasimin. (HS/ZH)
71 total views, 1 views today







