Mukomuko,IPK Com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Mukomuko, enggan menemui wartawan alias elergi terhadap wartawan dengan berbagai dalih, mulai dari ada tamu, makan siang dan tidur siang lah.
Pasalnya, saat dua orang wartawan Hidayat Saleh Media IPK.Com dan Abu Razak, media Bengkulu Post hendak menanyakan program -program di Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Mukomuko, Kamis (9/1/2025).
Perkiraan jam 2 siang sehabis jam istirahat, Kami berdua datang ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Mukomuko, konfirmasi kegiatan program- program di Dinas LH yang Kepala Dinas dikomandoi Budi Yanto, mengenai perkembangan program Ruang Terbuka Hujau (RTH) tersebut.
Kita datang dengan etika dan tatakrama yang baik mengucapkan salam, keluar lah salah seorang staff LH dengan mengatakan Kepala Dinas lagi makan, Kami diarahkan di ruang tunggu ditemani langsung dengan staff tersebut. Saya dengan wartawan media lain sambil berbincang- bincang menunggu untuk kesediaan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko, Budi Yant, bisa kita konfirmasi langsung.
Setelah satu jam lebih kami menunggu, kami mempertanyakan lagi kepada staff nya yang menerima dan menemani kami di ruang tunggu tersebut, staff nya menjawab masih ada tamu sama Kepala Dinas, siapa, Kami bertanya lagi,kami bertanya lagi untuk sekian kalinya, berarti sudah bisa menghadap Kadis, dijawab oleh staff nya lagi coba saja ketok pintunya kemungkinan beliau sudah makan.
Kami langsung kedepan pintu dimana ruangan kepala dinas makan, kami mengetuk pintu nya, keluarlah salah satu staff nya yang lain lagi, mengatakan Kepala Dinas Budi Yanto, tidur saya tidak berani untuk membangun nya, apa lah saya seorang bawahan dengan mimik muka senyum dan tertawa.
Sungguh sangat mengejutkan apakah seperti ini adab dan etika seorang pimpinan di salah Dinas Pemkab Mukomuko ini, untuk dikonfirmasi keterbukaan informasi di lingkungan dinas nya supaya mendapatkan berita yang berimbang dan berkesinambungan dengan apa yg diharapkan.
Kalau dari awal kami diberikan penjelasan bahwa Kepala Dinas belum bisa ditemui atau kepala dinas masih ada tamu mungkin kami tidak menunggu sampai satu jam lebih karena di beri pengharapan dengan dibilang kepala dinas masih makan dan dipersilahkan menunggu di ruang tunggu.
Sungguh sangat miris kelakuan oknum Kadis LH Mukomuko, pada saat jam kerja digunakan untuk tidur apa nggak bobrok di Dinas tersebut, makan gaji buta.”geram Hidayat Saleh, tergabung di PPWI organisasi yang dipimpin oleh Wilson Lalengke ini.
Saya berharap kepada Bupati Mukomuko atau bagian pengawasan yang terkait dapat memberikan tindakan tegas kepada kepala dinas tersebut dan juga patut dipertanyakan ada apa dengan Kepala Dinas tersebut. Diduga seperti ada kebobrokan yang ditutupi untuk keterbukaan informasi sehingga takut untuk dikonfirmasi Alias alergian terhadap wartawan.
Sekali lagi berharap agar unsur pimpinan atau bagian pengawasan dapat memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturannya.
Terpisah, hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lapangan komisi 3 DPRD Kabupaten Mukomuko pada tanggal 26 Desember, 2024, langsung koordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Budi Yanto, untuk perbaikan pekerjaan proyek Ruang Hijau Terbuka (RHT) yang bernilai hampir telan APBD 1 Milyar. Pihak komisi 3 meminta untuk melakukan penyiraman tapi sampai saat ini dukumen nya belum dikirim ke pihak kita kegiatan perbaikan dan penyiraman nya dengan dalih dan jawaban Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Budi Yanto, pekerjaan itu ada masa pemeliharaannya.
Frengki Janas komisi 3 DPRD Mukomuko menyampaikan, ada laporan bahwa Kepala Dinas LH saat dikonfirmasi wartawan sangat susah dan menghindar, kenapa takut kalau kita tidak salah untuk kemajuan suatu daerah kita harus kerja sama yang baik dan berkesinambungan karena kita sudah mempunyai tupopsi masing masing, “pesan beliau untuk kepada Kepala Dinas yang lain nya juga.”katanya pada media, Sabtu (11/1/25). (HS/ZH)
Refrensi: https://benuaantariksanews.com/telan-apbd-hampir-rp-1-miliar-proyek-rth-tidak-selesai-tepat-waktu/
66 total views, 2 views today







